Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Merdeka

Authors

  • Alis Maryati Universitas Majalengka

DOI:

https://doi.org/10.65634/j-ppe.v1i3.143

Keywords:

Merdeka Curriculum; local wisdom; contextual learning; Pancasila Student Profile; character educatio.

Abstract

Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang luas bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berpusat pada peserta didik. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui integrasi kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, urgensi, serta bentuk integrasi kearifan lokal dalam Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dapat memperkuat pembentukan karakter peserta didik, menumbuhkan identitas budaya, serta meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, integrasi kearifan lokal juga sejalan dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi berkebinekaan global, gotong royong, dan bernalar kritis. Dengan demikian, penerapan kearifan lokal dalam Kurikulum Merdeka menjadi strategi penting dalam menciptakan pembelajaran yang holistik dan berkelanjutan.

References

Annisha, R. (2024). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 45–58.

Carolina, D., Suryadi, A., & Lestari, N. (2024). Pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(2), 101–112.

Hasugian, M., Situmorang, R., & Simanjuntak, J. (2025). Implementasi permainan tradisional berbasis kearifan lokal dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(1), 22–35.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemendikbudristek. (2022). Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kemendikbudristek. (2023). Kurikulum Merdeka: Kerangka dasar dan struktur kurikulum. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mulyasa, E. (2021). Pengembangan kurikulum Merdeka belajar. Remaja Rosdakarya.

Nuriadi. (2023). Peluang integrasi budaya lokal dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 134–146.

Putra, R. A., & Widodo, S. (2023). Pendidikan berbasis kearifan lokal sebagai penguatan karakter siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 210–219.

Sanjaya, W. (2020). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Soumena, A., & Harahap, F. (2025). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka berbasis budaya lokal di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 14(1), 60–73.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2020). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktik. Remaja Rosdakarya.

Suryana, D. (2021). Pendidikan karakter melalui pembelajaran kontekstual. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 89–98.

Tilaar, H. A. R. (2019). Kebijakan pendidikan. Kompas Media Nusantara.

Trianto. (2021). Model pembelajaran terpadu. Bumi Aksara.

Ulfarianti. (2025). Tantangan guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Guru, 4(1), 15–27.

UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.

Widodo, H., & Kadarwati, A. (2022). Pembelajaran berbasis budaya lokal dalam membangun karakter siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 1–12.

Wiyani, N. A. (2020). Manajemen pendidikan karakter. Ar-Ruzz Media.

Yamin, M. (2022). Paradigma baru pembelajaran Kurikulum Merdeka. Gaung Persada.

Zubaedi. (2021). Desain pendidikan karakter. Kencana.

Zulela, M. S. (2020). Pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan IPS, 6(2), 78–88.

Downloads

Published

2026-02-28

Issue

Section

Articles