Dampak Sistem Zonasi terhadap Pendanaan dan Pemerataan Fasilitas Pendidikan di Sekolah Negeri : SLR

Authors

  • Iqbal Abdillah Suwandi Universitas Majalengka
  • Mahpudin Universitas Majalengka

DOI:

https://doi.org/10.65634/j-ppe.v1i3.56

Keywords:

sistem zonasi, systematic literature review, pendanaan sekolah, pemerataan fasilitas, sekolah negeri

Abstract

The government implemented the zoning system policy for New Student Admissions (PPDB) as an effort to equalize access and quality of education in public schools. This study aims to analyze the impact of the zoning system on funding and the distribution of educational facilities through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The review process was conducted by referring to the PRISMA 2020 guidelines for relevant academic publications and policy documents from the past ten years. The synthesis results indicate that the zoning system is able to improve equitable access to education based on domicile, but is not yet fully effective in creating equality in funding and facilities among public schools. The funding mechanism, which is still based on the number of students, has the potential to create new inequalities, especially for schools with low enrollments. Furthermore, the differences in facilities between schools in urban and rural areas remain significant. Therefore, this study recommends the implementation of needs-based funding, strengthening the role of local governments, and integrating national education data to support a more adaptive and equitable zoning policy.

References

Fadillah, R., Desmaryani, R., & Lestari, A. (2025). Analisis Ketimpangan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Di Daerah Pedesaan. Jurnal Multidisiplin, 3(2), 217–225. https://e-journal.naureendigition.com/index.php/mj

Ismail, Tri Prasetijowati, & Crist Diva Sudona. (2024). Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Pada Tingkat Sekolah Dasar Negeri Dalam Pemerataan Pendidikan di Kota Surabaya. Public Sphere Review, 37–45. https://doi.org/10.30649/psr.v3i1.121

Oktaviani, V., Hayatunnisa, A., Aulia, L., & Talitha, T. A. (2025). Evaluasi Dampak Kebijakan Sistem Zonasi Terhadap Pemerataan Akses Pendidikan di Tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2. https://doi.org/10.63822/6w0yna96

Permendikbud. (2017). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Atau Bentuk Lain Yang Sederajat. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 17. https://peraturan.bpk.go.id/Download/129731/Permendikbud%20No%2017%20Tahun%202017.pdf

Permendikbud. (2021). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1. https://peraturan.bpk.go.id/Download/156321/Permendikbud%20Nomor%201%20Tahun%202021.pdf

Permendikbudriset. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini, Bantuan Operasional Sekolah, dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi, 2. https://jdih.kemdikbud.go.id/

Rokhman, A. N. (2024). Kebijakan PPDB zonasi dalam lembaga kependidikan di Indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) EISSN, 2(3), 273–280. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Sianipar, R. Y., Handayani, S. P., Lase, A., Gultom, G. S., Nababan, F. J., & Sinaga, L. (2025). Ketimpangan Kualitas Pendidikan Antara Sekolah Di Perkotaan Dan Di Pedesaan. Edusola : Journal Education, Sociology and Law, 1(1), 426–433. https://publisherqu.com/index.php/edusola

Sidik, F. (2024). Pelaksanaan kebijakan zonasi sekolah dan dampaknya terhadap kualitas sekolah pada jenjang sekolah menengah pertama: Studi kasus di Kabupaten Sleman Yogyakarta. HUMANIKA, 24(1), 47–56. https://doi.org/10.21831/hum.v24i1.68551

Susanti, P., & Nafi’ah, B. A. (2023). Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SD Negeri Sendangharjo Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(2), 123–132. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/jpd.v13i2.34167

Sutanto. (2024). Kebijakan Zonasi Sekolah di Indonesia: Kajian Literatur Mengenai Penyimpangan dan Implikasinya. Jurnal Guru Sekolah Dasar, 1(3), 1–10. https://doi.org/10.5281/zenodo.12741426

Yahya, A. I. B., Kasman, U., Retnaningsih, E., Sajiman, S. U., & Hasbullah. (2025). Kebijakan Zonasi dan Implikasinya Terhadap Kualitas Pendidikan pada Sekolah Menengah Atas di Kota Bekasi. 6(2). https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i2

Downloads

Published

2026-02-28

Issue

Section

Articles